Belajar Gerak Cakil – Dasaran ” Gagah Bapang ” (artikel 2)

cakil - sri wisnuCakil adalah sebuah tokoh yang menarik baik di cerita Mahabharata maupun Ramayana. Sebenarnya Cakil bukanlah sebuah nama, namun adalah sebutan untuk raksasa. Ia bisa diberi nama apa saja oleh Dalang yang memainkannya, kadang bernama Ditya Gendirpenjalin, kadang juga bernama Gendringcaluring, Klanthangmimis, Kalapraceka, dan bahkan saya pernah menjumpai dalang menamainya Ditya Kala Plenthong.

Ketika tokoh Cakil dipentaskan dalam tari klasik jawa gaya surakarta sangat susah kategorinya. Karena Cakil adalah tokoh yang dibuat untuk menunjukkan kemahiran seorang dalang dalam memainkan wayang kulit purwa (sabetan). Karena cakil bertubuh manusia dan berpakaian satria, dia masuk dalam kategori Joget Gagah. Tetapi cakil berwajah raksasa, berarti dia harus menggunakan Joget Bapang. Dalam prakteknya ketika ditarikan dalam tari klasik gaya surakarta, Cakil menggunakan joget Bapang Gagah, yaitu campuran dari joget Gagah dan Bapang dikarenakan sifat, karakter, dan jenis dari tokoh ini.

Video di bawah merupakan Joget Bapang Gagah yang sering dapat dilihat pada tokoh Cakil.

About these ads
This entry was posted in cakil, kalamarica, mahabharata, ramayana, wayang kulit, wayang orang, wayang purwa, wayang wong and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s